Header Ads

Cara Mengatasi Anak Berkarakter Keras


Mengasuh anak yang memiliki tabiat keras dan terkadang hiperaktif memang membutuhkan kesabaran ekstra. Jika tidak, justru suasana rumah dan keluarga Anda yang akan menjadi tegang dan kacau. Selalu jauhkan perasaan putus asa dari benak Anda, gantilah dengan perasaan optimis bahwa Anda pasti bisa mengasuh dan mendidik anak Anda dengan baik. Cara yang paling banyak berhasil adalah dengan strategi pengasih. Artinya selalu bersikaplah penuh kasih sayang di depannya. Jangan pernah bersikap lebih keras darinya karena itu hanya akan memperburuk tabiatnya. Ciptakan interaksi yang sehat dengan anak Anda sehingga tercipta hubungan yang kuat.

Cara Mengatasi Anak Berkarakter Keras


Misalnya selalu luangkan waktu bersama anak Anda. Kenali apa yang ia suka dan tidak suka. Ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi minatnya. Misalnya jika ia suka mencoret-coret tembok dan sulit dilarang, berikan papan tulis atau kertas besar untuk ia gunakan lalu ikutlah mencoret-coret dengannya. Ajari ia menggambar sambil bercerita sehingga ia tenang dan memperhatikan. Kesempatan ini juga akan membuka komunikasi sehingga ia menjadi lebih terbuka. Jangan lupa untuk memuji hasil kerjanya agar ia merasa dihargai dan percaya diri. Biarkan ia mengenal Anda dan apa yang Anda inginkan, begitu juga sebaliknya. Jadilah orang yang paling mengenal dan mengerti anak Anda sendiri.

Kenali juga guru dan teman-temannya di sekolah. Mintalah guru memberikan laporan tentang sikap dan kemajuan belajar anak Anda di kelas. Hal ini tidak hanya berlaku selagi anak Anda masih sekolah dasar, tapi juga saat ia sudah di tingkat yang lebih tinggi. Berpartisipasi dalam perkembangan anak di sekolah akan sangat mempengaruhi hasil pendidikan anak Anda.

Selanjutnya untuk menghindarkan anak Anda dari meningkatnya tabiat keras, batasi jenis dan jumlah hiburan yang ia dapatkan. Misalnya ketahui dan batasi film apa saja yang baik untuk ia tonton, video game yang boleh dimainkan, dan juga akses internetnya. Jangan sampai ia bebas menerima muatan yang berisi kekerasan, pelecehan, rasisme, minuman keras, dan obat-obatan terlarang dari sumber-sumber tersebut. Jika kebetulan anak Anda mendapatkan konten berisi kekerasan, diskusikan dan berikan pemahaman yang baik tentang bagaimana seharusnya.

Jadikan diri Anda model bagi perilakunya. Ketika ia melihat Anda bersikap dan berkata sopan kepada orang lain, pelan-pelan ia pun akan meniru. Jangan Anda menyuruhnya berkata baik, tapi Anda sendiri sering memarahi dan mencacinya. Itu adalah perilaku yang justru akan menjatuhkan kepercayaannya kepada Anda. Terakhir, ajarkan anak Anda untuk meminta apa yang ia butuhkan tanpa memaksa. Jangan sampai kita tidak tahu apa yang ia butuhkan karena ia tidak bisa mengkomunikasikannya atau bahkan kita yang tidak mau tahu. Intinya, perhatian, komunikasi, dan sikap baik adalah kunci untuk meluluhkan tabiat keras anak Anda.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.